Pensiunan ASN Usaha Ayam Bertelur

- Senin, 8 Agustus 2022 | 11:27 WIB
Pensiunan ASN Anggalinus Angkat  (victorynews.id/SATRIA)
Pensiunan ASN Anggalinus Angkat (victorynews.id/SATRIA)

VICTORY NEWS MANGGARAI BARAT- Kelangkaan telur ayam terjadi di sejumlah wilayah di Kabupaten Manggarai Barat, mengkibatkan tingginya impor telur ayam dari luar daerah. Hal ini yang mendorong, pensiunan Aparatur Sipil Negara (ASN), Anggalus Angkat membuka usaha ayam petelur di Dahang, Desa Pangga,Kecamatan Kuwus.

Anggalus Angkat, Senin (8/8/2022) mengatakan, produksi ayam petelur dimulai sejak 26 Desember 2020 lalu.Dirinya memilih ternak ayam bertelur lantaran kebutuhan telur di beberapa kecamatan, seperti Kuwus, Ndoso dan Kecamatan Macang Pacar cukup tinggi.

Ia menuturkan, modal usaha peternakan yang dirintis keluarganya ini menghabiskan ratusan juta. Rinciannya terdiri dari kandang per seribu ekor ayam Rp 50 juta, ayam horren impor per seribu ekor Rp 80 juta, sehingga total Rp 130 juta. Hal ini belum termasuk lahan dan pakan yang setiap per seribu ekor ayam membutuhkan sekitar ratusan Kilogram

Baca Juga: Kehadiran KEK Tana Mori Diharapkan Meningkatkan Pendapatan Ekonomi Masyarakat

Ia menyampaikan, dengan adanya ternak ayam petelur ini, dirinya fokus pada produksi telurnya untuk kebutuhan pangan masyarakat sehari-hari. Namun demikian,daging ayam dapat menunjang kebutuhan protein masyarakat untuk  dikonsumsi sehari-hari.

Dirinya melihat peluang menguntungkan marena selain mendapat profit, usaha ayam bertekur juga dalam upaya peningkatan gizi bagi masyarakat.

Anggalus Angkat merincikan, ayam petelur miliknya berjumlah 600 ekor, yang didatangkan dari Pulau Jawa. Ayam itu dibeli, Rp.70.000 per ekor.
Sehari menghasilkan 16-18 papan telur. Satu papan telur dibanderol harga, Rp.55.000.Meski tidak dibarengi modal yang cukup, namun dirinya optimis, ke depan produktifitas ayam petelur mengalami peningkatan.

Ia mengaku, dirinya bukan seorang sarjana peternakan. Namun, memiliki semangat dan inovasi untuk membangun usaha itu. Orang suskes tidak selamanya berkerja atau pun membuka usaha sesuai disipilin ilmu.

Dirinya berharap masyarakat di Manggarai Barat  mencontoh dan mengembangkan budidaya ayam Petelur untuk peningkatan pendapatan.

Baca Juga: Pelajar SMK Negeri 1 Welak Belajar Tanam Hidroponik

Anglus Angkat mengaku, permintaan masyarakat untuk ayam cukup tinggi, namun stok ayam bertelur kurang. Sebab, pasarannya bukan hanya di Kecamatan Ndoso, Kuwus, dan Pacar, tetapi wilayah Ruteng, Kabupaten  Manggarai.

Dirinya mengaku bangga dengan gerak cepat Dinas Peternakan Mabar yang telah mengunjungi tempat usahanya itu.

Ia berharap Pemkab Manggarai Barat mengindentifikasi  lokasi kegiatan ekonomi masyarakat. Hal ini dalam upaya merumuskan kebijakan tepat. Usaha ayam bertelur cukup sangat menjanjikan untuk peningkatan ekonomi masyarakat, permintaan telur ayam cukup tinggi.

"Kalau Pemkab Manggarai Barat sudah punya data maka dibuat kebijakan. Karena kebijakan tanpa data kurang bagus. Bukan hanya usaha ayam petelur, tetapi juga pihak lain dengan varian usaha yang berbeda," kata Anggalus Angkat.***

Editor: Gerasimos Satria

Tags

Terkini

Pemkab Manggarai Barat Perlu Beri Ruang Ekonomi Lokal

Minggu, 2 Oktober 2022 | 17:32 WIB

Komodo Dinilai Belum Menguntungkan Masyarakat Lokal

Sabtu, 1 Oktober 2022 | 20:48 WIB

Pembangunan Desa Wisata Harus Optimal

Sabtu, 1 Oktober 2022 | 14:37 WIB

Labuan Bajo Harus Bangun Sentra Kerajinan Khas

Jumat, 30 September 2022 | 15:52 WIB

Penenun Diminta Serius Jalani Usaha

Kamis, 29 September 2022 | 18:10 WIB

Masyarakat Desa Wisata Didorong Bangun Homestay

Rabu, 28 September 2022 | 13:37 WIB

Petani Keluhkan Harga Penjualan Komoditas

Selasa, 27 September 2022 | 21:47 WIB

Edi Endi Minta UMKM di Manggarai Barat Go Digital

Selasa, 27 September 2022 | 21:17 WIB

Kampung Coal Diminta Genjot Potensi Wisata

Senin, 26 September 2022 | 16:14 WIB

Pelaku UMKM Didorong Berkolaborasi

Sabtu, 24 September 2022 | 15:17 WIB

Pendapatan Warga Pulau Komodo Berkurang

Sabtu, 17 September 2022 | 19:18 WIB

Suzuki East Marine Buka Diler Di Labuan Bajo

Sabtu, 17 September 2022 | 18:10 WIB

Nelayan Keluhkan Kenaikan BBM

Rabu, 14 September 2022 | 14:45 WIB

Penumpang Ferry Dapat Beli Tiket Di Kantor Pos

Rabu, 14 September 2022 | 09:49 WIB
X