Masyarakat Diminta Manfaatkan Sektor Pariwisata 

- Rabu, 3 Agustus 2022 | 18:44 WIB
Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi
Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi

VICTORY NEWS MANGGARAI BARAT- Kabupaten Manggarai ditetap oleh Kementerian Pariwisata Ekonomi Kreatif sebagai destinasi wisata super prioritas. Masyarakat kabupaten Manggarai Barat  mesti mengambil manfaat dari pariwisata yang lagi naik daun belakangan ini karena masuk destinasi pariwisata Nasional dan bahkan dunia.

Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi menjelaskan, Labuan Bajo telah menjadi destinasi wisata utama di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Indonesia. Oleh karena itu, masyarakat Manggarai Barat mesti dapat bergerak bersama untuk mengambil manfaat dari kemajuan pariwisata itu.

Masyarakat Manggarai Barat harus lebih cepat menangkap peluang yang ada melalui usaha sektor pertanian dan peternakan guna memajukkan atau meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat.

"Masyarakat harus ambil manfaat dari berkembangnya sektor pariwisata Manggarai Barat. Ambil bagian baik dalam bidang pariwisata maupun usaha-usaha kreatif lainnya. Kebutuhan sehari-hari wisatawan harus bisa dipenuhi oleh masyarakat  Manggarai Barat sendiri," kata Edi Endi.

Baca Juga: Harga Bawang Merah Terus Meningkat

Ia mengatakan, Labuan Bajo merupakan pintu gerbang pariwisata ke NTT dan Flores.  Kabupaten Manggarai Barat mempunyai destinasi wisata ternama seperti kawasan Taman Nasional Komodo, Gua Batu Cermin, Gua Istana Ular,air terjun Cunca Wulang dan Danau Sano Nggoang.

Destinasi wisata itu sudah pasti setiap hari dikunjungi oleh wisatawan domestik dan mancanegara. Sedikitnya ada ratusan hotel dan restoran di Labuan Bajo membutuhkan sayur,buah dan daging.

“Sarana dan fasilitas di destinasi yang ada di Manggarai sudah sangat lengkap dan ditata sangat baik. Masyarakat harus berperan dan berpartisipasi di dalamnya dalam bidang apa saja seperti kuliner, cindera mata, produk kerajinan rakyat, kegiatan budaya, dan lain-lain,” kata Edi Endi.

Edi Endi mengaku, selain dalam bidang ekonomi kreatif, pasokan kebutuhan sehari-hari mulai dari sayuran, buah-buahan, ikan harus disediakan oleh masyarakat Manggarai Barat sendiri.

Wilayah Mangggarai Barat mempunyai potensi besar untuk pengembangan semua itu.Pemerintah Daerah Manggarai Barat diminta untuk petahkan daerah yang menjadi unggulan untuk sektor pertanian.

Baca Juga: Sampah Menumpuk di Pasar Rakyat Batu Cermin

“Kalau masyarakat Manggarai Barat tidak bisa memasok sayur dan buah untuk keperluaan hotel dan restaurant, maka bisa dipastikan bahwa kebutuhan wisatawan akan dipasok dari daerah lain seperti terjadi sekarang ini. Selain itu, masyarakat mesti mulai bergerak ke arah agrowisata sehingga bisa menjadi salah satu daya tarik pariwisata di NTT dan tanah air," jelas Edi Endi.

Ia mengatakan, pertumbuhan pariwisata harus dirasakan oleh para petani, bukan hanya oleh calo tanah, pemilik kapal pesiar, hotel dan sebagainya. Itulah yang dinamakan perekonomian sektor riil, kegiatan-kegiatan yang langsung dirasakan oleh masyarakat.

Edi Endi mengaku, untuk kebutuhan sayuran dan buah di Labuan Bajo selama ini didatangkan dari daerah luar Manggarai Barat.Seperti sayur san buah didatangkan dari Kabupaten Manggarai dan Ngada,sedangkan ayam didatangka dari Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

Dirinya mendorong Dinas Tanaman Holtikuktura dan Perkebunan Kabupaten Manggarai Barat untuk mencanangkan program unggulan dalam bidang hortikultura.Tanaman hortikultura harus dihasilkan masyarakat Mangggarai Barat, baik untuk memenuhi kebutuhan sendiri maupun wisatawan di Labuan Bajo.

Baca Juga: Obat Bantuan Dinas TPHP Tidak Cukup

"Kebutuhan akan tanaman hortikultura untuk Labuan Bajo harus dipasok dari tangan masyarakat Manggarai Barat. Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat harus akan mencanangkan program pengembangan tanaman hortikultura. Pasalnya kebutuhan hortikultura di Labuan Bajo kedepannya dipasok dari petani asal Manggarai  Barat," harap Edi Endi.***

Editor: Gerasimos Satria

Tags

Terkini

Stok Pangan di Kuwus Barat Masih Cukup

Minggu, 14 Agustus 2022 | 18:41 WIB

Warga Pulau Komodo Bertahan Dengan Menjual Asam

Senin, 8 Agustus 2022 | 18:39 WIB

Pensiunan ASN Usaha Ayam Bertelur

Senin, 8 Agustus 2022 | 11:27 WIB

Pelajar SMK Negeri 1 Welak Belajar Tanam Hidroponik

Senin, 8 Agustus 2022 | 10:21 WIB

BUMDes Kolarek Diapresiasi

Minggu, 7 Agustus 2022 | 09:38 WIB

Nasib TKBM di Labuan Bajo Tidak Terurus

Kamis, 4 Agustus 2022 | 10:02 WIB

Masyarakat Diminta Manfaatkan Sektor Pariwisata 

Rabu, 3 Agustus 2022 | 18:44 WIB

Harga Bawang Merah Terus Meningkat

Rabu, 3 Agustus 2022 | 18:26 WIB

Pasar Warloka Sebagai Pasar Barter Harus Dilestarikan

Selasa, 2 Agustus 2022 | 15:48 WIB

Labuan Bajo Perlu Tingkatkan Produksi Udang

Senin, 1 Agustus 2022 | 19:03 WIB

Golomory Luncur Kemasan Baru Kopi Asli Manggarai

Senin, 25 Juli 2022 | 16:25 WIB

Masyarakat Didorong Jadi Peternak Ayam Kampung

Selasa, 19 Juli 2022 | 15:03 WIB
X