Golomory Luncur Kemasan Baru Kopi Asli Manggarai

- Senin, 25 Juli 2022 | 16:25 WIB
Kemasan sachet Kopi Golomory  (victorynews.id/SATRIA)
Kemasan sachet Kopi Golomory (victorynews.id/SATRIA)

VICTORY NEWS MANGGARAI BARAT- Kopi Golomory meluncurkan kemasan baru kopi khas manggarai dalam bentuk kemasan sachet.Hal itu bertujuan untuk membangkitkan petani kopi di wilayah Manggarai Timur, Manggarai dan Manggarai Barat.

Pemilik Golomory Coffe, Hery Sia Tieng Hui kepada wartawan di Labuan Bajo, Senin (25/7/2022) menyampaikan, Kopi Golomory kini hadir dalam kemasan sachet yang lebih praktis dan menjaga kualitas kopi khas manggarai.Kopi Golomory selalu menyajikan kopi murni manggarai dari tangan  petani di wilayah Manggarai dan sekitarnya.

Ia menyampaikan, kopi golomory di tambah gula yang berkualitas diproses dengan mesin modern menghasilkan aroma harum dengan rasa yang memikat khas kopi flores. Masyarakat dapat membeli kopi golomory dalam kemasan sachet dengan Rp 1.000/bungkus.

Kopi Golomory kini hadir di Labuan Bajo,wisatawan dapat menikmati kopi Golomory di sejumlah hotel dan restauran di Labuan Bajo.Wisatawan yang ingin membeli kopi golomory di sejumlah minimarket di Labuan Bajo juga tersedia.

Baca Juga: Petani Kopi Harus Keluar Dari Kemiskinan

Hery Sia menyampaikan, Golomory coffee selalu menyajikan Kopi yang kualitas baik dari biji kopi manggarai yang berkualitas.Selama ini Golomory Coffee diproduksi dalam kemasan yakni masing- masing 150 dan 200 gram, untuk dua jenis yaitu kopi bubuk dan kopi biji.

Selain itu, ada juga kemasan dengan packing filter drip atau teknologi terkini dalam menikmati kopi Golomory.

Dia menjelaskan, keunggulan dari Golomory Coffee seperti sejak awal proses pascapanen dari pemetikan, fermentasi dan penjemuran serta sortirasi yang dikontrol, sehingga menghasilkan kopi dengan aroma harum dan nikmat khas kopi asli Flores.

Kopi Golomory akan lebih digencarkan promosi ke tingkat internasional yang sangat cocok dikembangkan di destinasi pariwisata seperti Labuan Bajo.

Menekuni didunia usaha kopi di Manggarai dikarenakan kualitas Kopi yang dimiliki oleh petani di Manggarai Timur, Manggarai dan Manggarai Barat sangat bagus dan masuk dalam jenis Kopi yang berkualitas sangat baik.

Pulau Flores, sebuah pulau unik dan cantik dengan potensi alam luar biasa, dikenal sebagai salah satu penghasil kopi terbaik di Indonesia bahkan dunia. Kopi Manggarai sering menjuarai kontes kopi di lingkup nasional maupun internasional,"jelas Hery Sia.

Hery Sia menyampaikan, kualitas tinggi dengan cita rasa yang khas ini berhasil mengantarkan kopi Manggarai diminati oleh wisatawan.Dirinya menginginkan menaikkan nilai kopi manggarai yang disebutnya sebagai kopi kelas satu dan mampu bersaing di pasar mancanegara.

Baca Juga: Bupati Manggarai Barat Harap Pengelolaan Dana Desa Semakin Baik

Kopi dari kawasan Manggarai Raya dengan cita rasa khas dan aroma kuat, sudah terkenal sejak dulu.Manggarai juga menjadi salah satu sentra produksi kopi terbesar di NTT. Komoditas ini juga menjadi gantungan hidup umum masyarakat setempat sehingga mereka dapat menyekolahkan anak-anak mereka sampai ke jenjang pendidikan tinggi.

Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi mendorong, industri pariwisata di Labuan Bajo memakai produk kopi lokal dari Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) guna memberikan pertumbuhan positif terhadap perekonomian masyarakat daerah Manggarai Barat. Kopi yang dihasilkan petani kopi di Manggarai Barat sangat berkualitas.

Ia mendorong, agar Kopi manggarai harus menjadi tuan di tanahnya sendiri dan tidak kalah dengan kopi-kopi dari luar Kabupaten Manggarai yang masuk di hotel dan restoran di Labuan Bajo.

Dirinya akan mendorong hotel-hotel di Labuan Bajo untuk memakai Kopi Manggarai, sehingga Kopi Manggarai menjadi tuan di tanahnya sendiri.

Baca Juga: Pemkab Manggarai Barat Perkuat Pokdawis di Desa Wisata

"Kami mendorong petani untuk menghasilkan produk dengan brand lokal. Kami coba masukkannya ke hotel-hotel, kapal, dan restoran yang ada di Labuan Bajo," kata Edi Endi.***

Editor: Gerasimos Satria

Tags

Terkini

Pemkab Manggarai Barat Perlu Beri Ruang Ekonomi Lokal

Minggu, 2 Oktober 2022 | 17:32 WIB

Komodo Dinilai Belum Menguntungkan Masyarakat Lokal

Sabtu, 1 Oktober 2022 | 20:48 WIB

Pembangunan Desa Wisata Harus Optimal

Sabtu, 1 Oktober 2022 | 14:37 WIB

Labuan Bajo Harus Bangun Sentra Kerajinan Khas

Jumat, 30 September 2022 | 15:52 WIB

Penenun Diminta Serius Jalani Usaha

Kamis, 29 September 2022 | 18:10 WIB

Masyarakat Desa Wisata Didorong Bangun Homestay

Rabu, 28 September 2022 | 13:37 WIB

Petani Keluhkan Harga Penjualan Komoditas

Selasa, 27 September 2022 | 21:47 WIB

Edi Endi Minta UMKM di Manggarai Barat Go Digital

Selasa, 27 September 2022 | 21:17 WIB

Kampung Coal Diminta Genjot Potensi Wisata

Senin, 26 September 2022 | 16:14 WIB

Pelaku UMKM Didorong Berkolaborasi

Sabtu, 24 September 2022 | 15:17 WIB

Pendapatan Warga Pulau Komodo Berkurang

Sabtu, 17 September 2022 | 19:18 WIB

Suzuki East Marine Buka Diler Di Labuan Bajo

Sabtu, 17 September 2022 | 18:10 WIB

Nelayan Keluhkan Kenaikan BBM

Rabu, 14 September 2022 | 14:45 WIB

Penumpang Ferry Dapat Beli Tiket Di Kantor Pos

Rabu, 14 September 2022 | 09:49 WIB
X