Anak Muda Didorong Jadi Enterprenur Berbasis Ekonomi Kreatif

- Minggu, 17 Juli 2022 | 12:18 WIB
Ketua DPRD Manggarai Barat, Marthen Mitar saat melaksanakan reses di salah Kampung Daleng Desa Persiapan Watu Wohe, Kecamatan Mbeliling, Kabupaten Manggarai Barat (victorynews.id/SATRIA)
Ketua DPRD Manggarai Barat, Marthen Mitar saat melaksanakan reses di salah Kampung Daleng Desa Persiapan Watu Wohe, Kecamatan Mbeliling, Kabupaten Manggarai Barat (victorynews.id/SATRIA)

VICTORY NEWS MANGGARAI BARAT- Ketua DPRD Manggarai Barat,Martinus Mitar mendorong anak muda di Labuan Bajo,Ibukota Kabupaten Manggarai Barat menjadi enterpreneur.

Labuan Bajo yang menjadi daerah destinasi super prioritas membutuhkan keterlibatan anak muda untuk menangkap peluang bisnis.

Martinus Mitar kepada wartawan di Labuan Bajo, Minggu (17/7/2022) mengajak, muda-mudi untuk bangkit dan pulih dengan menjadi entrepreneur yang memiliki kemampuan untuk memanfaatkan potensi yang dimiliki oleh daerah ini. Saat ini, usaha makanan kuliner lokal belum digarap secara maksimal dan lebih banyak masih dikuasi oleh orang luar daerah Manggarai Barat.

Ia mengaku, Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat saat ini fokus menggenjot pergerakan wisatawan domestik untuk menghidupkan pariwisata kembali. Anak muda-mudi di Labuan Bajo harus menangkap peluang bangkitnya kembali pariwisata dengan menjadi enterprenur berbasis ekonomi kreatif.

Baca Juga: BPBD Himbau Masyarakat Hemat Air

Ia menyampaikan, saat ini pengembangan ekonomi kreatif berbasis budaya perlu ditingkatkan. Ekonomi kreatif Manggarai Barat sebagai kekuatan baru menuju 2025 tidak hanya sebatas semangat tetapi juga mission statement untuk berkreasi dengan mengatasnamakan identitas budaya pada setiap karya kreatif yang diciptakan oleh masyarakat Manggarai Barat.

Marthen Mitar mengajak, anak-anak muda untuk menjadi wirausahawan yang mampu membuat Kabupaten Mangarai Barat menjadi lebih baik lagi. Syaratnya,anak muda harus memiliki semangat kerja keras, kerja cerdas, kerja tuntas dan kerja ikhlas.Dirinya yakin SMK Pariwisata di Kabupaten Manggarai Barat kedepannya mampu menciptakan lapangan kerja, bukan mendidik alumni untuk mencari kerja.

Ia mendorong, generasi muda agar jangan takut untuk wirausaha. Di mana ada kesempatan untuk dilatih keterampilannya serta mendapat pendampingan usaha, maka anak muda harus mengambil kesempatan itu.

Labuan Bajo kata dia,menjadi kota tujuan wisata,dimana setiap hari ratusan wisatawan mengunjungi Labuan Bajo.Wisatawan membutuhkan kain tenun haris kerajinan masyarakat lokal.Selain itu wisatawan juga membutuhkan makanan lokal manggarai.Namun sayangnya,anak -anak muda belum menangkap peluang usaha makanan lokal.

Marthen Mitar menyampaikan, sektor pariwisata Manggarai Barat belum menguntungkan masyarakat lokal.Masih banyak masyarakat yang bermukim diseputar lokasi destinasi wisata di Kabupaten Manggarai Barat belum menangkap peluang untuk membuka usaha.

Dirinya meminta masyarakat di sekitar destinasi wisata untuk menjual hasil tenun dan kerajinan lainnya.Wisatawan yang mengunjungi destinasi wisata dipastikan akan membeli kain tenun kerajinan masyarakat lokal.

Ia meminta, anak-anak muda untuk tidak tidur lelap.
Dirinya menginginkan mengenai cara ekonomi kerakyatan dapat berjalan dan generasi muda Manggarai Barat dapat dilatih menjadi enterpreneur.

Ia mengingatkan,agar dalam melakukan pelatihan, jangan mementingkan Output tetapi lebih memperhatikan pada outcome dari peserta yang mengikuti pelatihan tersebut.

Baca Juga: Ghaura Buka Boutique Cokelat di Labuan Bajo

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Manggarai Barat, Gayetanus Danggur menyampaikan, dalam rangka meningkatkan keterampilan dikalangan generasi muda Manggarai Barat,selama ini pihaknya intens melakukan sharing mengenai peluang-peluang yang ada kepada para pelaku UKM Ekonomi Kreatif.

Ia menyampaikan, pihaknya mendorong pengembangan produk hasil olahan para pelaku UKM yang ada di Kabupaten Manggarai Barat, khususnya menyangkut soal pemasaran.

Dirinya berpesan kepada pelaku ekonomi Kreatif agar pelaku ekonomi kreatif dapat menangkap peluang-peluang usaha yang sudah disharing oleh Komite Ekonomi Kreatif Kabupaten Manggarai Barat selama ini.

"Sulitnya pengembangan produk-produk olahan yang dihasilkan para pelaku UKM di Manggarai Barat itu dikarenakan masih minimnya jaringan pemasaran yang dimiliki oleh para pelaku UKM di Manggarai Barat,"ujar Gayetanus.***

Editor: Gerasimos Satria

Tags

Terkini

Pemkab Manggarai Barat Perlu Beri Ruang Ekonomi Lokal

Minggu, 2 Oktober 2022 | 17:32 WIB

Komodo Dinilai Belum Menguntungkan Masyarakat Lokal

Sabtu, 1 Oktober 2022 | 20:48 WIB

Pembangunan Desa Wisata Harus Optimal

Sabtu, 1 Oktober 2022 | 14:37 WIB

Labuan Bajo Harus Bangun Sentra Kerajinan Khas

Jumat, 30 September 2022 | 15:52 WIB

Penenun Diminta Serius Jalani Usaha

Kamis, 29 September 2022 | 18:10 WIB

Masyarakat Desa Wisata Didorong Bangun Homestay

Rabu, 28 September 2022 | 13:37 WIB

Petani Keluhkan Harga Penjualan Komoditas

Selasa, 27 September 2022 | 21:47 WIB

Edi Endi Minta UMKM di Manggarai Barat Go Digital

Selasa, 27 September 2022 | 21:17 WIB

Kampung Coal Diminta Genjot Potensi Wisata

Senin, 26 September 2022 | 16:14 WIB

Pelaku UMKM Didorong Berkolaborasi

Sabtu, 24 September 2022 | 15:17 WIB

Pendapatan Warga Pulau Komodo Berkurang

Sabtu, 17 September 2022 | 19:18 WIB

Suzuki East Marine Buka Diler Di Labuan Bajo

Sabtu, 17 September 2022 | 18:10 WIB

Nelayan Keluhkan Kenaikan BBM

Rabu, 14 September 2022 | 14:45 WIB

Penumpang Ferry Dapat Beli Tiket Di Kantor Pos

Rabu, 14 September 2022 | 09:49 WIB
X