Ghaura Buka Boutique Cokelat di Labuan Bajo

- Jumat, 15 Juli 2022 | 20:11 WIB
Wisatawan saat membeli Cokelat Ghaura di Labuan Bajo Kabupaten Manggarai Barat-NTT (victorynews.id/SATRIA)
Wisatawan saat membeli Cokelat Ghaura di Labuan Bajo Kabupaten Manggarai Barat-NTT (victorynews.id/SATRIA)

VICTORY NEWS MANGGARAI BARAT- Sebuah perusahan produksi cokelat di Kupang,Nusa Tenggara Timur (NTT) bernama Ghaura membuka Boutique Cokelat di Labuan Bajo,ibukota Kabupaten Manggarai Barat.

Perusahan yang memproduksi cokelat yang berbahan baku komoditi pertanian itu memperluas jaringan usahan di daerah destinasi super premium dilakukan untuk mempromosikan komoditi pertanian karya petani di Propinsi NTT.

Direktur Produksi Cokelat Ghaura, Leimena, Jumat (15/7/2022) menjelaskan, Boutique Cokelat menjual sejumlah jenis coklat Ghaura yang berbahan baku komoditi pertanian,seperti kopi,biji mente,cokelat,gula aren dan daun kelor.Bahan baku itu diperoleh dari petani di seluruh wilayah NTT.

Ia mengaku, Labuan Bajo merupakan kota pertama di Provinsi NTT untuk gerai coklat. Labuan Bajo yang merupakan daerah tujuan wisata internasional harus memperkenalkan produksi unggulan masyarakat NTT itu sendiri kepada wisatawan.

Baca Juga: Biznet Resmi Hadirkan Layanan Internet Cepat dan Stabil di Labuan Bajo

Ia menyampaikan, keistimewaan dari cokelat ghaura sendiri terletak pada cita rasanya. Sama halnya seperti kopi, cokelat yang berasal dari tiap-tiap daerah atau single origin, maka coklat ghaura yang berasal dari biji kakao asal Sumba dan Malaka, diolah dengan mesin canggih dan steril di setiap tahapannya sehingga menghasilkan produk coklat aneka rasa yang lezat dan steril.

Leimena mendorong, petani di Provinsi NTT lebih khususnya Menggarai Barat untuk lebih altif memproduksi kakao.Perkebunan kakao milik petani di beberapa tempat di NTT membawa dampak positif yang luar biasa.

"Ini murni coklatnya dari petani NTT, bukan dari daerah atau negara lain, jadi ini bisa menjadi suatu kebanggaan tersendiri bagi kita warga Manggarai Barat," katanya.

Leimena menyebut, pabrik produksi ini berlokasi langsung dari Kupang, Ibukota Provinsi NTT dengan olahan kwalitas dan kemasan premium Quality sehingga mampu bersaing di pasar Global lebih lagi memenuhi permintaan pasar wisata di kota super premium Labuan Bajo.

Baca Juga: Masyarakat Diminta Waspada Bencana Longsor

Pameran produk Coklat berbahan komoditi pertanian seperti kopi rasa cokelat yang di kemas kering kenyal layak permen ini di dukung oleh Pemerintah Provinsi NTT hadir dan ikut memamerkan Ghaura Coklat premium.

Ia menuturkan, galerinya di jual di Lantai II Bandara komodo merupakan bentuk dukungannya dalam menyambut kunjungan dan permintaan destinasi wisata supermium.Destinasi wisata super premium di pasarkan menjadi daya dukung utama.

Sebab wisatawan dunia lebih memilih menikmati prodak lokal berkwalitas premium yang di sukai dunia.

"Kita berharap masyarakat petani komoditi perlu menghasilkan hasil komoditi nya berkualitas sehingga dapat dipasarkan ke luar negeri dan dapat diolah secara Premium untuk menjawab permintaan dunia pariwisata di kota super premium Labuhan Bajo,"ujar Leimena.

Baca Juga: DKPP Manggarai Barat Pastikan Pangan di Labuan Bajo Aman Dikonsumsi

Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi mengapresiasi, apa yang sudah dilakukan oleh manajemen pabrik cokelat itu dengan mulai memasarkan hasil pabrikan di Labuan Bajo yang menjadi daerah destinasi super premium.

Coklat dari petani ini bisa menjadi oleh-oleh bagi wisatawan yang berkunjung ke Labuan Bajo.

Ia menyampaikan, sektor pertanian dan perkebunan di Kabupaten Manggarai Barat selama ini belum dikelolah maksimal.Dirinya mengharapkan sektor pertanian dan perkebunan harus menghasilkan industri pertanian yang maksimal.

"Kita harapkan masih banyak lagi pengusahan yang fokus mengembangkan bisnis industri pertanian,"harap Edi Endi.***

Editor: Gerasimos Satria

Tags

Terkini

Pemkab Manggarai Barat Perlu Beri Ruang Ekonomi Lokal

Minggu, 2 Oktober 2022 | 17:32 WIB

Komodo Dinilai Belum Menguntungkan Masyarakat Lokal

Sabtu, 1 Oktober 2022 | 20:48 WIB

Pembangunan Desa Wisata Harus Optimal

Sabtu, 1 Oktober 2022 | 14:37 WIB

Labuan Bajo Harus Bangun Sentra Kerajinan Khas

Jumat, 30 September 2022 | 15:52 WIB

Penenun Diminta Serius Jalani Usaha

Kamis, 29 September 2022 | 18:10 WIB

Masyarakat Desa Wisata Didorong Bangun Homestay

Rabu, 28 September 2022 | 13:37 WIB

Petani Keluhkan Harga Penjualan Komoditas

Selasa, 27 September 2022 | 21:47 WIB

Edi Endi Minta UMKM di Manggarai Barat Go Digital

Selasa, 27 September 2022 | 21:17 WIB

Kampung Coal Diminta Genjot Potensi Wisata

Senin, 26 September 2022 | 16:14 WIB

Pelaku UMKM Didorong Berkolaborasi

Sabtu, 24 September 2022 | 15:17 WIB

Pendapatan Warga Pulau Komodo Berkurang

Sabtu, 17 September 2022 | 19:18 WIB

Suzuki East Marine Buka Diler Di Labuan Bajo

Sabtu, 17 September 2022 | 18:10 WIB

Nelayan Keluhkan Kenaikan BBM

Rabu, 14 September 2022 | 14:45 WIB

Penumpang Ferry Dapat Beli Tiket Di Kantor Pos

Rabu, 14 September 2022 | 09:49 WIB
X