Pelaku Pariwisata Tolak Kenaikan Harga Tiket Masuk TNK

- Selasa, 28 Juni 2022 | 23:34 WIB
Wisatawan nusantara saat mengunjungi destinasi wisata di kawasan Taman Nasional Komodo (victorynews.id/SATRIA)
Wisatawan nusantara saat mengunjungi destinasi wisata di kawasan Taman Nasional Komodo (victorynews.id/SATRIA)

VICTORY NEWS MANGGARAI BARAT- Rencana pemerintah yang akan menaikan harga tiket masuk di kawasan Taman Nasional Komodo (TNK) menuai penolakan keras dari pelaku pariwisata di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, NTT.

Rencananya, tiket masuk di destinasi wisata TNK menjadi Rp 3,75 juta per orang. Kenaikan harga tiket itu mulai berlaku 1 Agustus 2022 mendatang. Selain itu, pengunjung juga akan dibatasi 200.000 orang per tahun.

Baca Juga: Kempo Labuan Bajo Raih 9 Emas di Kejuaraan Antar Dojo Se Manggarai Raya

Ketua DPD Insan Pariwisata Indonesia (IPINTT,Rafael Todowela, Selasa (28/6/2022) menolak keras wacana kenaikan harga tiket masuk tersebut. Dirinya menilai kenaikan harga tiket masuk terkesan tendensius dan provokatif.

Ia menilai, biaya Rp 3,75 juta per orang masuk dalam kawasan TNK sangat mahal. Serta, pengunjung kawasan TNK hanya orang tertentu saja kedepannya.

"Dengan tiket Rp 3,75 juta, itu berarti TNK sangat ekslusif. Masyarakat yang ekonominya standar tidak bisa berwisata di kawasan TNK. Saya minta,TNK ditutup saja, jangan dikunjungi," ujar Rafael.

Rafael meminta, pemerintah pusat untuk meninjau kembali rencana kenaikan harga tiket masuk dalam kawasan TNK itu. Serta, tidak membatasi jumlah wisatawan yang mengunjungi kawasan TNK.

Baca Juga: Kapal Wisata Tenggelam di Kawasan TNK,Dua Wisatawan Meninggal Dunia

Dirinya khawatir, kenaikan harga tiket masuk TNK itu akan berdampak pada tingkat kunjungan. Apalagi, wisatawan nusantara yang berkunjung ke TNK dalam berapa tahun terakhir jumlahnya meningkat.

"Hanya orang-orang kaya saja yang bisa berkunjung ke obyek wisata dalam kawasan TNK. Orang yang ekonominya menengah ke bawah tidak bisa melihat Komodo,"kata Rafael.***

Editor: Gerasimos Satria

Tags

Terkini

Warga Pulau Komodo Bertahan Dengan Menjual Asam

Senin, 8 Agustus 2022 | 18:39 WIB

Pensiunan ASN Usaha Ayam Bertelur

Senin, 8 Agustus 2022 | 11:27 WIB

Pelajar SMK Negeri 1 Welak Belajar Tanam Hidroponik

Senin, 8 Agustus 2022 | 10:21 WIB

BUMDes Kolarek Diapresiasi

Minggu, 7 Agustus 2022 | 09:38 WIB

Nasib TKBM di Labuan Bajo Tidak Terurus

Kamis, 4 Agustus 2022 | 10:02 WIB

Masyarakat Diminta Manfaatkan Sektor Pariwisata 

Rabu, 3 Agustus 2022 | 18:44 WIB

Harga Bawang Merah Terus Meningkat

Rabu, 3 Agustus 2022 | 18:26 WIB

Pasar Warloka Sebagai Pasar Barter Harus Dilestarikan

Selasa, 2 Agustus 2022 | 15:48 WIB

Labuan Bajo Perlu Tingkatkan Produksi Udang

Senin, 1 Agustus 2022 | 19:03 WIB

Golomory Luncur Kemasan Baru Kopi Asli Manggarai

Senin, 25 Juli 2022 | 16:25 WIB

Masyarakat Didorong Jadi Peternak Ayam Kampung

Selasa, 19 Juli 2022 | 15:03 WIB
X