Gola Kolang Siap dipasarkan di Kota Destinasi Super Prioritas Labuan Bajo

- Minggu, 24 April 2022 | 12:56 WIB
Gola Kolang (Istimewah)
Gola Kolang (Istimewah)

VICTORY NEWS MANGGARAI BARAT- Usaha masyarakat di Desa Compang Kolang,Kecamatan Kuwus Barat,Kabupaten Manggarai Barat memproduki "Gola Kolang " atau Gula Merah kini mendapat titik terang untuk meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat desa.

Dari pengelolaan Gola Kolang secara manual dan pemasaran hanya ditingkat desa,Sebentar lagi Gola Kolang akan dipasarkan di Daerah Destinati Super Prioritas Labuan Bajo.

Petani Gola Kolang di Desa Compang Kolang, berkeyakinan mampu memenuhi kebutuhan Gula Merah untuk kebutuhan industri pariwisata di Labuan Bajo.

Gagal Produk Gola Kolang dan kesulitan pemasaran pernah dirasakan oleh masyarakat di Desa Compang Kolang. Namun,semangat masyarakat untuk meningkatkan pendapatan dari usaha Gola Kolang tidak pernah berhenti hingga saat ini.

Masyarakat Desa Compang Kolang,Libertus Soni, Minggu (24/4/2022) menuturkan, memproduksi Gola Kolang merupakan pekerjaan yang diwariskan oleh nenek moyang kepada masyarakat Desa Compang Kolang. Salah satu permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat yang bergelut memproduksi Gola Kolang adalah harga Gola Kolang ditentukan oleh pembeli sendiri.

Baca Juga: BUMDes Belum Optimal Pengembangan Desa Wisata

Masyarakat tidak pernah mendapat keuntungan yang cukup besar dari produksi Gola Kolang.
Masyarakat Desa Compang Kolang lebih banyak memilih mengelolan air enau menjadi sopi ketimbang memproduksi menjadi Gula Merah.Sejak 2018,produksi Sopi mulai ditinggakan oleh masyarakat dan memilih untuk memproduksi Gula Merah dengan nama Gola Kolang.

"Tahun 2018 lalu, Pemerintah Desa (Pemdes) Compang Kolang membentuk Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dengan nama "Kolarek".BUMDes Kolarek memilih mengelola Gola Kolang produksi masyarakat untuk dipasarkan di Labuan Bajo,"tutur Liber Soni.

Liber Soni yang juga Ketua BUMDes Kolarek menuturkan dengan modal awal BUMDes Kolarek sebesar Rp 50 juta tahun 2018 lalu yang bersumber dari Dana Desa,kini BUMDes Kolarek mampu mengumpulkan 6 Ton Gula Merah dari tangan-tangan masyarakat.

BUMDes Kolarek saat ini sedang mengemas Gola Kolang yang dibeli dari masyarakat Desa Compang Kolang kemudian akan dipasarkan pada sejumlah hotel dan restauran di Labuan Bajo,ibukota Kabupaten Manggarai Barat.

Baca Juga: Sektor Pariwisata Manggarai Barat Perlu Ditata

Ia mengisahkan, BUMDes Kolarek membeli Gula Merah dari petani kemudian dikumpulkan dalam Gudang milik BUMDes.Anggota BUMDes kemudian mengelolah Gula Merah itu dalam kemasan dan label dengan Nama "Gola Kolang".

Gola Kolang yang dipasarkan oleh BUMDes Kolarek di sejumlah tempat penjualan di Kecamatan Kuwus Barat,Pacar dan Kecamatan Macang Pacar dengan harga Rp 2.000/ saset.Sedangkan Gola Kolang yang akan dipasarkan di sejumlah hotel di Labuan Bajo akan dijual dengan sesuai kebutuhan hotel dan restauran.

"Gola Kolang saat ini sudah mengantongi izin dari Balai POM. Gola Kolan siap dipasarkan di Labuan Bajo," tuturnya.

Liber Soni menargetkan, BUMDes Kolarek dalam berapa bulan kedepan akan menampung 6 ton Gula Merah. Saat ini Gula Merah yang berhasil dibeli dari petani oleh BUMDes Kolarek sebesar 2 ton lebih.BUMDes menargetkan sebelum Oktober 2022,BUMDes telah mengumpulkan 6 Ton Gola Kolang.

"BUMDes membeli Gula Merah dari petani dengan harga Rp 40 Ribu/Kilo Gram.Untuk 1 Kg Gula Merah,BUMDes mendapat keuntungan Rp 50 Ribu.Dapat diprediksi 1 ton Gula Merah,BUMDes akan mendapatkan keuntungan mencapai ratusan juta rupiah;"tutur Liber Soni.

Kepala Desa Compang Kolang, Sebastianus Bama menuturkan, BUMDes Kolarek selama ini telah mulai menjual Gola Kolang dalam kemasan.Tahun 2019 Gola Kolang tidak diminati oleh restauran dan hotel di Labuan Bajo lantaran belum memiliki izin dari Balai POM.Tahun 2020 lalu, BUMDes Kolarek telah mengantongi izin Balai POM.

Baca Juga: Harga Komoditi Pertanian Turun

Ia mengaku, Gola Kolang dipastikan akan membawa masyarakat Desa Compang Kolang sejahtera.Setiap Kepala Keluarga akan memproduksi 5 Kg Gula Merah setiap hari.

Wilayah Compang Kolang memiliki potensi lahan pertanian yang ditumbuhi pohon enau.Sehingga tidak menyulitkan masyarakat dalam memproduksi Gula Merah.

Dirinya mengaku, Gula Merah menjadi industri rumah tangga masyarakat di Desa Compang Kolang.Pemdes Compang Kolang telah membantu fasilitas produski Gola Kolang kepada ratusan Kepala Keluarga di Desa Compang Kolang.

Selain itu BUMDes Kolarek juga telah memiliki Dua alat untuk mengemas Gola Kolang.Serta memiliki fasilitas yang memadai untuk menampung Gula Merah hasil produksi rumah tangga di Desa Compang Kolang.

Baca Juga: Labuan Bajo Siap Sambut Penyelenggaraan KTT G20

Sebas Bama mengaku, selain hotel dan restaurant, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manggarai Barat juga menawarkan kerjasama pemasaran Gola Kolang dengan Perusahan Umum Daerah (Perumda) Bidadari. Kerjasama pemasaran dengan sejumlah pihak tentu menguntungan masyarakat desa sendiri.

"Kami sangat berharap Virus COVID-19 cepat berlalu,sehingga pemasaran Gola Kolang dapat berjalan dengan baik,"harap Sebas Bama.***

Editor: Gerasimos Satria

Tags

Terkini

UMKM dan BUMDes Didorong Bersinergi

Sabtu, 26 November 2022 | 16:21 WIB

BUMDes Didorong Kelola Homestay 

Selasa, 22 November 2022 | 06:33 WIB

Kelola Aset, Desa Didorong Bangun BUMDes

Selasa, 22 November 2022 | 05:45 WIB

Harga Bahan Pokok di Labuan Bajo Stabil

Minggu, 20 November 2022 | 14:54 WIB

BPOLBF Diminta Tidak Berorientasi Kepentingan Investor

Minggu, 20 November 2022 | 13:36 WIB

Pemdes Siru Sumbang Puluhan Kambing Untuk Warga

Senin, 14 November 2022 | 18:29 WIB

Kopi Flores Mejeng di Pameran Ekraf Exotic NTT

Sabtu, 5 November 2022 | 13:10 WIB
X