Bupati Manggarai Barat Dorong UMKM Berinovasi

- Senin, 18 April 2022 | 18:43 WIB
Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi (victorynews.id/SATRIA)
Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi (victorynews.id/SATRIA)

VICTORY NEWS MANGGARAI BARAT- Bupati Manggarai Barat,Edistasius Endi mendorong para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di wilayah itu untuk agar berinovasi dan berkreasi.

Kabupaten Manggarai Barat saat ini mulai ramai dikunjungi wisatawan nusantara untuk berwisata.

Edistasius Endi ,Senin (18/4/2022) mendorong UMKM yang ada saat ini untuk membuat cinderamata atau souvenir khas lokal, agar wisatawan mendapat kesan saat berkunjun ke obyek wisata yang ada di wilayah Manggarai Barat.

Apalagi saat ini, pusat cenderamata di Labuan Bajo berada di Bandara Komodo.Padahal wisatawan ingin membeli souvenir yang diproduksi oleh UMKM di lokasi destinasi wisata.

Baca Juga: Politeknik eLBajo Commodus Miliki Galeri Investasi Digital Bursa Efek Indonesia

Ia mengajak, pelaku UMKM terus bersemangat dan terus berinovasi guna mendorong perekonomian lokal di wilayah Manggarai Barat.

Produksi UMKM seperti tenun songke,patung komodo,topi Re,a dan selendang mulai diminati para wisatawan.

Ia mengaku, obyek wisata yang ada di Manggarai Barat juga dinilai sangat lengkap mulai dari wisata bahari, pegunungan, air terjun hingga wisata yang bernilai sejarah.Namun disisi lain, oleh-oleh khas Manggarai Barat atau souvenir belum terserdia di tempat wisata.

Selama ini wisatawan membeli Souvenir di Bandara Komodo dan pertokoan di Labuan Bajo, ibukota Manggarai Barat.

Edi Endi berjanji akan terus berupaya untuk memfasilitasi pemasaran produk UMKM lokal.
Kedepan akan menyiapkan tempat bagi UMKM lokal di sekitar obyek wisata untuk menjual souvenir.
Dirinya menginginkan, pelaku UMKM lokal agar tetap dapat memaksimalkan produksi.

Baca Juga: 18 paket Proyek Dana Pinjaman Telah Dilelang

Cinderamata atau souvenir, kata Edi Endi merupakan salah satu pendukung berkembangnya objek wisata.
Serta akan mendorong pertumbuhan perekonomian masyarakat yang ada di seputar obyek wisata.

Saat ini obyek wisata yang berada di wilayah Manggarai Barat mulai ditata dengan menculnya berbagai obyek wisata baru yang dikembangkan oleh masyarakat maupun pemerintah desa.

Ia mengaku, hampir seluruh obyek wisata diluar kawasan Taman Nasional Komodo (TNK) tidak menjual souvenir yang diproduksi oleh UMKM. Selama ini
UMKM di Labuan Bajo menjual hasil produksi cenderamatanya di Labuan Bajo.

Dirinya memiliki harapan, UMKM dapat membuat souvenir dan makanan khas manggarai yang dapat dijadikan oleh-oleh para wisatawan saat berkunjung di destinasi wisata.

“Yang kurang di obyek wisata di wilayah Manggarai Barat adalah souvenir atau cinderamata.Ini kesempatan bisnis bagi masyarakat yang bermukim di sekitar destinasi wisata untuk membuka usaha tempat makanan khas manggarai yang akan dijadikan oleh-oleh wisatawan,"ujar Edi Endi.

Baca Juga: Pemkab Manggarai Barat Diminta Jamin Ketersedian Air Bersih

Edi Endi mengatakan, Kabupaten Manggarai Barat memiliki banyak potensi lokal yang dapat digali dan dikembangkan oleh para pelaku UMKM.

Produk pertanian, perkebunan dan kelautan yang melimpah di wilayah Manggarai Barat yang bisa diolah menjadi produk unggulan,seperti Rebok,kopi manggarai dan ikan cara,roti kompiang.

Ia mengatakan, kreatifitas dan inovasi serta akses yang memadai sangat diperlukan oleh UMKM dalam rangka menghasilkan produk yang berdaya saing.

Pemkab Manggarai Barat berupaya mendorong, memfasilitasi dan memberikan semangat kepada para pelaku UMKM untuk tetap optimis terus berkarya, berproduksi dan berinovasi.

"Saya berharap UMKM di Manggarai Barat bisa segera bangkit dari dampak pandemi Covid-19,"harap Edi Endi.***


Editor: Gerasimos Satria

Tags

Terkini

PLN Dukung Percepatan Konversi Kendaraan Listrik

Jumat, 24 Juni 2022 | 14:41 WIB

Festival Kopi Flores Bangkitkan UMKM Lokal

Jumat, 24 Juni 2022 | 11:17 WIB

Kesiapan BPOLBF Menuju Status BLU

Kamis, 23 Juni 2022 | 08:42 WIB

Harga Cabai Rawit di Labuan Bajo Meroket

Selasa, 21 Juni 2022 | 18:15 WIB

Pengrajin Kesulitan Pemasaran Patung Komodo

Senin, 20 Juni 2022 | 17:59 WIB

Pelaku UMKM Diminta Terus Produktif

Selasa, 7 Juni 2022 | 18:41 WIB

Hotel dan Restoran di Dorong Pakai Kopi Lokal

Sabtu, 28 Mei 2022 | 17:36 WIB

Petani Kopi Bebas dari Tengkulak

Sabtu, 21 Mei 2022 | 12:23 WIB

Pemdes Galang Perkuat UMKM Tenun

Jumat, 20 Mei 2022 | 15:49 WIB

Warga Bari Kesulitan Pasarkan Kelapa

Kamis, 5 Mei 2022 | 15:46 WIB

Harga Bawang Terus Melambung

Senin, 25 April 2022 | 20:47 WIB

Harga Pangan Stabil

Jumat, 22 April 2022 | 13:56 WIB
X